Dwi Widya's


3rd Commitee

Posted in 1 oleh Dwi Widya pada November 6, 2009

Lama sudah tak pernah mengikuti semacam persidangan, mungkin sekitar 2 tahun yang lalu terakhhir kali ikut sidang saat pertanggungjawaban amanah di suatu lembaga mahasiswa.

Kemarin malam sampai dini hari (5-6 Nov 2009) aku bersama berjuta-juta rakyat Indonesia turut menjadi saksi sejarah dinamika hukum dan politik di Indonesia. Rapat Kerja Komisi 3 DPR RI 2009-2014 yang tak kalah menarik dengan pemutaran rekaman di MK menjadi tontonan yang menyaingi sinetron-sinetron yang selalu hadir setiap malam di televisi (sayangnya tayangan di MK itu tak ku lihat karena pas jam kantor).

Kali ini giliran POLRI menjawab. Polisi yang biasanya mengintrogasi saat itu harus siap dan legowo untuk diintrogasi para wakil rakyat. Rapat kerja yang berlangsung sekitar 7 jam itu cukup banyak memberi masyarakat informasi baru yang jika itu benar adanya maka akan berlawanan 180 derajat dengan opini yang menjamur di masyarakat. Dikatakan sejak awal oleh pimpinan komisi bahwa rapat kerja itu dilakukan dalam rangka klarifikasi, menyelamatkan institusi POLRI yang sudah sampai titik nadir, bahkan wakil fraksi Deokrat pun mengatakan “kami sayang sekali dengan POLRI”. Semua anggota komisi 3 sangat berharap dalam momen t ersebut Kapolri dapat sangat terbuka menyampaikan kebenaran yang ada. Memang apa yang dipaparkan Kapolri dengan percaya diri yang tinggi membuat para pendengarnya paling tidak sedikit berubah persepsinya, atau justru membuat bingung.

Begitu runtut Kapolri memaparkan kronologi dari hulu sampai hilir terkait kasus ini (walaupun masih menjaga kerahasiaan seperti nama-nama orang yang terkait). Ada beberapa kronologi yang selama ini tidak diketahui publik (ini yang membuat publik menafsirkan bahwa polri amat sangat bobrok). Beberapa statement Kapolri sempat membuat anggota komisi 3, juga saya merasa empati dengan POLRI. namun kita tetap harus memandang objektif.

Dalam waktu hampir 7 jam (beberapa kali diperpanjang), menurut saya komisi 3 DPR RI tidak cukup kritis dan dalam menggali keterangan dari jajaran POLRI. Entah karena kekurangfahaman akan perkembangan kasus ini plus mekanisme hukum yang berlaku atau karena apa. Komisi 3 belum juga bisa menyimpulkan bagaimana yang sebenarnya. Kapolri dengan begitu percaya diri dan tegas menyampaikan keterangan yang seketika dapat membersihkan nama polri, memberikan jaminan dan kesediaan untuk diproses hukum jika terbukti ada penyimpangan di jajarannya, pun demikian dari pihak KPK juga bahkan Anggodo (namun satu nama yang terakhir ini yang paling diragukan). Bahkan tim 8 pun belum mau menyimpulkan pasca pertemuan mereka dengan pihak-pihak yang bersiteru sampai gelar perkara dilakukan, kurang lebih begitu yang dikatakan ketua tim 8 Adnan B. Nasution.

Bukan suatu kepasrahan, keputusasaan atau apatisme, dan juga bukan oportunis jika saat ini ada sedikit keterbukaan untuk mau melihat dan mendengar lebih dalam, agar kebenaran mutlak (bukan kebenaran di mata umum) dapat benar-benar mengemuka. tetap yakin bahwa proses ini akan menuju ke arah yang lebih baik. Saya percaya pada Allah, Ia akan memberikan hidayah pada orang yang Ia kehendaki. Mari kembali berkontemplasi dengan apa yang sudah dituntunkan…Al Hujurat 10-13.
Waallahu a’lam bi shawab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: