Dwi Widya's


Proposal Keabdian

Posted in 1 oleh Dwi Widya pada Januari 25, 2010

Inilah nyatanya, senantiasa terseruak kala takut dan harap datang berpasangan tertuju pada satu muara kebenaran
Ridha dan kearifan yang dikejar-kejar dengan pantang berputus asa
Tenteram nyatanya jika pasang berpasang itu tak pernah beranjak barang sejenak

Tak peduli namanya
Tak juga mau bersilau-silau pada kisi-kisi gemerlapnya
Pun tak mau pusing warnanya
Dan tak pula menunggu hadirnya keindahan semu berupa ketidaklayakan yang menjadi kerak penghalang cahaya
Cukup berhulu sama
Sampai bermuara sama pula

Dengan saujana putih, bersih, hingga tampak terang benderang
Tunduk lalu terangkat karena sebab kelayakan
Terobsesi pesan-pesan langit dan rindu oase kehijauan
Kuat mendayung dayung sampan
Kokoh memijak
Menantang kilat yang datang mendahului gemuruh

Cukuplah itu
Hingga tak perlu datang rasa risau, karena hendaknya bersama akan tertempa dan terterpa

Ia tak pernah…tak kan mungkin keliru melempar
Walau yang lain biasa keliru menangkap
Yakin sajalah, tak kan jadi demikian adanya
Jika saja kantung-kantung bersyarat terpenuhi
Pada keutamaan masa yang melimpah
Dalam kegemilangan laku yang membuktikan warna jiwa

Sebagian lain menangkap tepat
Melapangkan yang sempit
Setelah yang sulit dijadikannya mudah
yang bengkok diluruskan perlahan dan pasti
yang gontai telah kembali
yang tidur telah terjaga, bangun, berdiri, berjalan, berlari, lalu melompat

Maka pasang berpasang itu tak kan mau beranjak barang sejenak

Wahai pengenggam jiwa
Inilah, salah satu proposal keabdianku
Terkemaslah sudah, berhias tenteram yang tetap tinggal pada jiwa tergenggam
menuju muara cinta yang satu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: